PersatuanKebajikan Orang Terabai dan Warga Emas Rumah Kasih Kuala Lumpur 51422-6121-994. Send us your 1. Name or Company's name, 2. NRIC, Passport No. or Business Registered Our Location. 773, Lot 222, Jalan Umbun 2, Taman Setapak, 53000 Kuala Lumpur. Contact 24-hour : Mr Foong (Pengurus) 013-3934868 012-3770798 Total5 tingkat. - Tengah2 antara LRT TAMAN MELATI & LRT GOMBAK. - Jalan kaki 8 minit ke LRT Taman Melati. - Blok sebelah surau, Yesterday 17:35 - mudah.my. Rumah Untuk Disewa Kampung Lembah Melewar, Gombak Rumah Sewa Flat Taman Melati near LRT Taman Melati Setapak . Rumah Sewa Taman Melati - Pangsapuri Bandaraya Fasa 2 . Pangsapuri 33Ide pilihan yang menawan jalan setapak dari batu alam memperindah taman rumah minimalis modern.Halaman atau taman rumah terlihat lebih elegan dengan pener Berikutbeberapa ide material dan model untuk jalan setapak di taman rumah Anda! Berita Lainnya Lima Lagu Natal Sedih yang Sering Diputar di Berbagai Negara. 1. Setapak dinding batu. Tembok rendah yang terbuat dari batu tentu saja bisa membentuk jalan setapak di area taman. Anda bisa menumbuhkan tanaman yang terdapat di sepanjang jalan setapak Dijaminbikin kamu betah terus berada di rumah. Secara umum, taman biasanya diisi dengan berbagai macam rerumputan dan tanaman. Kamu bisa menambahkan kesan cantik pada taman rumah melalui jalan setapak di sekitar taman, lho. Bagi kamu yang mau mencoba membuat jalan setapak di taman rumah, berikut beberapa model jalur batu kreatif dan unik. 1. 5394kali. Salah satu cara praktis dan mudah untuk mempercantik tampilan depan rumah, tentunya menghadirkan ide jalan setapak taman. Kalau kamu punya taman, jalan setapak akan menambah keren tamanmu. Selain berfungsi sebagai pijakan saat berjalan di taman, jalan setapak juga bisa kamu gali tampilannya, sehingga bisa menambah keindahan tamanmu. xnUOlR. IDEAonline - Jika Anda tak ingin taman yang indah menjadi rusak karena terinjak-injak, buatlah jalur sirkulasi yang tepat. Selain lebih aman, elemen ini bisa menjadi aksen pada taman. Baca Juga Simak 10+ Cara Mengusir Ular, Cicak dan Tikus di Rumah, 'Hindari Menumpuk Barang' Taman, baik yang ukurannya luas maupun terbatas akan membuat rumah terasa lebih hidup dan asri. Desain taman biasanya disesuaikan dengan bentuk dan lokasi tanahnya. Untuk itu, tanaman perlu ditanam dalam beberapa posisi dan kelompok membentuk pola tertentu. Ada yang ditanam di tepi, di tengah, atau bahkan vertikal menempel pada dinding. Baca Juga Enggak Nyangka, Kamar Tidur Bisa Dibuat Layaknya Taman Bermain, 'Phobia Ketinggian Jangan Ikutan' majalah idea 187 Jalan setapak dari kayu solid Untuk menutupi tanah di sekitar taman digunakan batu kerikil atau tanaman penutup ground cover misalnya rumput, kucai, atau kacang-kacangan. Tanaman peneduh, tanaman besar, dan tanaman penutup yang membentuk paduan keindahan hijaunya dedaunan dan warna-warni bunga, akan membuat kita tak bosan-bosannya menikmatinya. Baca Juga Doyan Nongkrong? Yuk Desain Pencahayaan Ruang Makan Outdoor Sendiri, Mudah dan Murah! Untuk menjaga keindahannya tentu saja tanaman ini perlu dipelihara atau dirawat, misalnya disirami dan diberi pupuk. Lakukanlah dengan cara yang benar. Jangan sampai rumput hijau yang indah terinjak-injak saat kita merawat atau menyiram tanaman lainnya. Jalan keluarnya adalah buatlah jalan yang melintasi tamah sebagai jalur sirkulasi orang untuk menyusuri dan menyirami taman. Jalan ini biasanya disebut jalan setapak. Dengan jalan setapak, tanaman pun tidak rusak terinjak-injak, dan sebaliknya kaki kita pun tidak kotor karena menginjak tanah yang basah. Jadi, jalan setapak berfungsi sebagai penunjuk arah melintasi taman sekaligus pelindung tanaman dari injakan kaki manusia. Baca Juga Agar Tidak Gelap dan Pengap, Begini Cara Desain Kamar Mandi Bawah Tangga! Jenis Material Kadangkala orang mengidentikkan jalan setapak ini dengan stepping stone, yaitu batu pijakan yang terbuat dari semen dan mudah kita temui stepping stone berupa koral sikat dalam berbagai ukuran dan bentuk, misalnya misalnya oval, kotak, bulat, dan hati. Sebetulnya tak ada batasan material untuk dijadikan jalan setapak. Anda bisa mengolah kayu, batu alam pipih, dan keramik untuk mempercantik taman Anda. Yang perlu diperhatikan adalah materialnya kuat, tidak licin, aman, dan tentu saja menarik. Jika Anda ingin kesan natural, pilihlah kayu yang menonjolkan keindahan uratnya dalam garis potongan vertikal maupun horizontal. Baca Juga Hindari Cibiran Tetangga Maha Benar, Yuk Patuhi Aturan Membangun Rumah, 'Jangan Lupa Izin' Namun Anda pun perlu memahami kekurangannya. Jika kayu terkena air berlebihan maka akan membuatnya berlumut dan lapuk. Pilihan lainnya adalah batu alam pipih, kerakal, atau kerikil yang bisa langsung ditebarkan di jalur yang dikehendaki. twitter Jalan Setapak, Jalur Lintasan yang Nyaman Dipijak Atau, Anda bisa mengolah sendiri bahan adukan semen yang dibuat menjadi berbagai bentuk, misalnya penampang pohon, daun, atau bunga yang tentulah akan terlihat menarik saat dipijak. Untuk Aksentuasi Untuk menambah kenyamanan taman, pemilik rumah kadangkala menempatkan relief, kolam ikan, gazebo, atau bahkan kolam renang di taman. Baca Juga 4 Artis Ini Miliki Fasad Bergaya Klasik, Ada yang Senilai Rp17 Miliar! Ada pula yang menempatkan musala di sudut taman yang dilengkapi dengan area basah untuk mengambil air wudhu. Jalan setapak yang mengarah ke musala bisa difungsikan sebagai jalur yang menyambung dari tempat wudhu yang tempatnya bisa dekat atau berjauhan dari musala. Jalan setapak pun seolah-olah menjadi jalur “suci” setelah berwudhu. Jalan setapak juga bisa menjadi jalur sambungan yang menuju ke arah lain, misalnya taman dinding, water wall, kolam ikan, atau kolam parit. Jalan setapak bisa dibentuk ”ditaburi” kerikil. Di pasaran juga menjadi jembatan penyeberangan dari arah taman ke kolam ikan dengan maksud agar orang tidak terpeleset ketika melintasi kolam untuk menikmati keindahannya atau membersihkannya. Tips Membuat dan Merawat Taman Kering Jadi, selain sebagai jalur lintasan, jalan setapak juga menjadi aksen yang menawan pada taman. Baca Juga Dibawah 50 M, Ini Inspirasi Hunian Mungil Karya Arsitek Dalam Negeri Keberadaan jalan setapak yang membelah taman atau di tepi taman menjadi elemen menarik yang menambah detail taman. Jalan setapak bisa dijadikan pembatas elemen lunak pada taman, yaitu rumput dengan elemen keras, misalnya lantai dan dinding rumah. Tak hanya dipasang di taman luar, jalan setapak juga bisa diaplikasikan pada taman dalam ruang, sebagai penghias sekaligus memudahkan orang bergerak pada area yang relatif terbatas. Menentukan Jalur Setapak Sebelum membuat jalan setapak, sebaiknya Anda membayangkan dahulu arah atau alur jalan yang ingin dijangkau. Perhitungkan berapa jalur yang perlu dibuat dan berapa panjang jalan yang ingin Anda terapkan pada jalan setapak. Tips Membuat dan Merawat Taman Kering Jika Anda memakai batu sikat yang siap pakai, maka Anda akan tahu berapa buah jalan setapak yang akan dipasang. Jarak antara pijakan yang satu dan yang lainnya jangan terlalu jauh karena dapat menyebabkan Anda terpeleset, dan sebaliknya jika telalu berdekatan maka langkah kaki terasa kurang nyaman. Umumnya, jarak yang nyaman adalah 25—30 cm, atau tentukan sendiri jarak ideal untuk langkah kaki Anda. Jika Anda tak ingin adanya jarak pada jalan setapak, maka buatlah jalur yang ditutup memakai kerikil yang ditebarkan seperti pematang di sawah. Penyambung Fungsi Ruang Jalan setapak tidak hanya bisa diterapkan pada taman, tetapi juga pada area-area lain yang dimaksudkan untuk memandu langkah orang lain menuju suatu tempat. Di sini peran jalan setapak lebih sebagai jalur sirkulasi orang dari dan ke suatu tempat. Misalnya, jalur masuk ke pintu masuk utama, ke carport, atau ke area servis yang mungkin tempatnya terpisah dari bangunan utama. * PROMOTED CONTENT Video Pilihan Garden path atau jalan setapak tak hanya berfungsi sebagai alas atau pijakan kaki selama menyiram bunga-bunga indah di taman. Ini juga dapat dijadikan “bumbu penyedap” untuk menambah estetika taman. Bagaimana tips dan triknya? Selain mempertimbangkan luas dan konsep taman, penentuan jenis material penting agar pijakan itu selaras antara konsep dan fungsi. Namun sebelumnya, tentukan bentuk yang Anda inginkan. Anda mungkin menginginkan jalan setapak solid yang kuat dan tidak bisa dipindahkan atau mungkin hanya ingin “menanam” batu-batu injakan yang tidak butuh semen sebagai penguat. Mungkin juga Anda ingin memasang deretan potongan besar batu alam dengan tekstur yang alami, atau hanya ingin membuat jalan setapak yang terdiri atas bebatuan kecil. Pilih gaya jalan yang sesuai selera dan pastikan jumlah material yang disiapkan bisa “menyelimuti” keseluruhan ruang. Kemudian, buat layout. Putuskan di mana saja material akan ditempatkan. Jika menginginkan sentuhan rumput di sela-sela jalan berbatu, coba buat layout yang pas dengan menggunakan penanda pada tempat-tempat rumput akan ditanam. Anda bisa memakai penanda dari batu kecil atau buat garis di tanah menggunakan sekop. Selanjutnya, bersihkan area yang ingin dijadikan jalan setapak. Mulai dari mencabut rerumputan atau menyingkirkan bebatuan kecil di area itu. Setelah bersih, Anda bisa memulai melakukan proyek pembuatan jalan setapak di taman Anda. Jika menginginkan konsep alami pada taman, Anda dapat menghadirkan jalan setapak yang tersusun dari batu kali atau batu alam yang ditata berkelok layaknya jalan setapak di hutan. Kiri-kanannya dipenuhi pepohonan dan tanaman berbunga. Pilihlah batu alam yang memiliki sisi datar pada salah satu sisinya. Ini untuk meningkatkan kenyamanan saat menginjaknya. Selain itu, perhatikan kontur tanah yang hendak dijadikan jalur jalan setapak. Usahakan agar area yang dijadikan jalan setapak memiliki tinggi yang relatif sama. Ini untuk mencegah terpeleset saat melintas di bebatuan itu. Hal lain yang membuat batu kali cocok untuk material jalan setapak adalah bentuknya yang tak beraturan. Inilah yang menciptakan kesan seolah taman terbentuk dengan sendirinya. Belum lagi adanya rerumputan yang diselipkan di setiap celah bebatuan alam. Tingkat kesulitan membuat jalan setapak dari batu alam terbilang rendah karena saat ini sudah banyak dijual batu alam lempengan dengan ukuran bervariasi. Batu-batu ini siap ditata di antara pohon atau tanaman. Dengan menggunakan batu alam lempengan, Anda tak perlu bersusah payah menggali tanah untuk membenamkannya. Selain lempengan batu kali, kesan alami dapat dihadirkan dengan menaburkan batu koral. Batu koral yang disebar di sepanjang jalan setapak akan menyerupai alur sungai kering, yang di sisi kanan-kirinya dikelilingi tanaman rimbun. Iringi jalur batu koral itu dengan bunga-bunga indah pada kedua sisinya, misalnya Impatien walleriana atau lebih dikenal dengan tanaman pacar air. [*/BYU/ACH] Foto Shutterstock. Artikel ini terbit di Harian Kompas edisi 14 Maret 2016 Salah satu cara praktis dan mudah untuk mempercantik tampilan depan rumah, tentunya menghadirkan ide jalan setapak taman. Kalau kamu punya taman, jalan setapak akan menambah keren tamanmu. Selain berfungsi sebagai pijakan saat berjalan di taman, jalan setapak juga bisa kamu gali tampilannya, sehingga bisa menambah keindahan tamanmu. Bahkan, jalan setapakmu bisa kamu bikin pakai gaya loh! Kalau kamu pilih gaya temporer misalnya, kamu bisa bikin jalan setapakmu membentuk garis lurus ketimbang yang meliuk-liuk atau berlekuk-lekuk. Lantas, kamu beri ornamen yang ga rumit. Tekstur material untuk jalan setapakmu bisa kamu pilih beton, kerikil, ataupun metal, yang akan mempercantik tamanmu. Berikut ini beberapa gaya jalan setapak yang bisa kamu pilih Gaya Edgy Untuk gaya ini, setapaknya bisa dari material beton, kerikil, atau gabungan keduanya. Supaya ga monoton, setapaknya bisa kamu bikin dari susunan beberapa kotak kecil yang ukurannya bervariasi. Kamu bisa mencairkan kekakuan jalan setapak gaya ini dengan menambahkan tanaman jenis rerumputan di sekitarnya. Gaya Zig Zag Supaya lebih eksploratif atau nyentrik, kamu bisa mendesain jalan setapakmu dengan desain zig zag. Kalau kamu ingin lebih bermain-main dengan gaya tamanmu, setapak zig zag juga cocok dengan taman yang sedikit bernuansa padang pasir. Tambahkan palem, pasir, kaktus, Sanseviera lidah mertua, bunga-bunga euforbia, dan rerumputan yang tak membutuhkan terlalu banyak air. Gaya Berundak-Undak Jika kontur tanah di tamanmu punya ketinggian bervarisi, tinggi-rendah, kamu bisa bikin jalan setapak yang berundak-undak turun-naik. Agar efisien, kamu bisa terapkan gaya ini untuk membuat jalan semisal dari carport ke teras rumah. Hal tersebut kalau kamu mengikuti desain modern, yakni bentuk mengikuti fungsi. Masih banyak cara kok agar kamu bisa berkreasi menciptakan desain jalan setapakmu, baik dari sisi bentuk setapaknya maupun variasi pilihan materialnya. Gaya Floating Paths Gaya jalan setapak ini berkesan melayang dengan memainkan kontur tanah. Cukup kamu beri jarak antara tanah dan setapak. Lahan yang masih tersisa di bawah setapak, menjadi keuntungan tersendiri dari sisi desain. Lansekap tamanmu bisa bertambah kaya dengan semisal kamu tambahkan kolam ikan atau tanaman perdu di bawah setapak itu. Untuk semua gaya jalan setapak yang kamu pilih di atas, kamu bisa bermain dengan warna. Semisal paduan setapak bermaterial beton berwarna muda dengan batu kali yang gelap, atau kerikil putih dengan semen yang diwarnai serupa kayu. Kesemuanya akan tampak harmonis dengan taman yang didominasi warna hijau. Situs properti selalu menghadirkan artikel dan tips menarik mengenai properti, desain, hukum, hingga gaya hidup. Saatnya kamu memilih dan mencari properti terbaik untuk tempat tinggal atau investasi properti seperti Prasada Mahata. Foto Rumah123/iStock Foto Rumah123/iStock